Oleh: Insanurrohman, S.IP.
Duka mendalam menyelimuti Provinsi Jambi. Masyarakat kehilangan salah satu putra terbaiknya, Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jambi, H. A. Bakri bin H. M. Musa, yang wafat pada Selasa, 28 Juli 2026, sekitar pukul 20.30 WIB di Rumah Sakit Siloam Lippo Village, Karawaci, Tangerang, setelah menjalani perawatan intensif akibat sakit yang dideritanya dalam beberapa bulan terakhir.
Kepergian sosok yang akrab disapa Bang Haji menjadi kehilangan besar, bukan hanya bagi keluarga dan Partai Amanat Nasional (PAN), tetapi juga bagi seluruh masyarakat Jambi. Selama puluhan tahun mengabdi, almarhum dikenal sebagai wakil rakyat yang konsisten memperjuangkan aspirasi daerah di tingkat nasional dengan penuh keberanian dan dedikasi.
Ucapan belasungkawa datang dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat, tokoh politik, hingga jajaran pemerintah daerah. Gubernur Jambi menyampaikan rasa duka yang mendalam seraya mengenang almarhum sebagai salah satu tokoh yang memiliki komitmen kuat dalam memperjuangkan pembangunan Provinsi Jambi hingga akhir hayatnya.
Jenazah almarhum diterbangkan dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Jambi. Setibanya di Tanah Pilih Pusako Betuah, jenazah disalatkan di Masjid Islamic Center sebelum dimakamkan di pemakaman keluarga di Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi. Ribuan pelayat yang mengiringi prosesi pemakaman menjadi gambaran nyata besarnya rasa hormat dan cinta masyarakat kepada sosok yang telah mengabdikan hidupnya bagi daerah.
Julukan "Singa Parlemen" melekat erat pada diri H. A. Bakri. Julukan itu lahir dari karakter kepemimpinannya yang tegas, berani, dan lantang dalam memperjuangkan kepentingan rakyat. Selama empat periode berturut-turut menjadi anggota DPR RI, yakni periode 2009–2014, 2014–2019, 2019–2024, dan 2024 hingga akhir hayatnya, ia dikenal sebagai legislator yang tidak pernah ragu menyuarakan kebutuhan masyarakat Jambi di Senayan.
Dalam setiap pembahasan kebijakan nasional, perhatian almarhum selalu tertuju pada kemajuan kampung halamannya. Berbagai isu pembangunan infrastruktur, mulai dari jalan, jembatan, hingga fasilitas publik, menjadi perhatian utama yang terus diperjuangkannya agar Jambi memperoleh pembangunan yang lebih baik dan berkeadilan.
Sebagai politisi senior PAN yang pernah menjabat Ketua DPW PAN Provinsi Jambi, H. A. Bakri juga dikenal memiliki kedekatan yang kuat dengan masyarakat. Ketegasan, kesederhanaan, dan konsistensinya dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, serta penganggaran membuatnya dihormati, baik oleh kawan maupun lawan politik.
Di luar dunia politik, latar belakangnya sebagai pengusaha turut membentuk cara pandangnya dalam melihat kebutuhan pembangunan daerah. Ia memahami bahwa kemajuan daerah tidak hanya memerlukan gagasan, tetapi juga keberanian memperjuangkan kebijakan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Empat periode kepercayaan yang diberikan rakyat menjadi bukti bahwa dedikasi dan pengabdiannya mendapat tempat di hati masyarakat Jambi. Warisan perjuangannya akan terus dikenang melalui berbagai pembangunan yang telah ia perjuangkan dan manfaatnya masih dirasakan hingga kini.
Kini, Jambi benar-benar kehilangan salah satu putra terbaiknya. Sosok yang selama ini dikenal sebagai "Singa Parlemen" telah berpulang, meninggalkan jejak pengabdian yang akan selalu menjadi bagian dari sejarah perjalanan pembangunan Provinsi Jambi.
Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah, pengabdian, dan perjuangan almarhum, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan menghadapi duka ini.
Selamat jalan, Bang Haji. Terima kasih atas pengabdian dan perjuanganmu. Namamu akan selalu hidup dalam ingatan masyarakat Jambi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar