Penyerahan hadiah dilaksanakan pada 15 Februari 2026. Di hadapan peserta dan ofisial, Sailine menerima penghargaan sebagai juara pertama di dua nomor berbeda—prestasi yang jarang diraih dalam satu kejuaraan tingkat pelajar.
Pihak SMA Negeri 1 Bitung menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Kepala sekolah, Syane Buisang, menilai prestasi itu lahir dari disiplin latihan dan dukungan lingkungan sekolah. “Sekolah akan terus mendorong pembinaan olahraga agar siswa dapat berkembang seimbang antara akademik dan nonakademik,” ujarnya.
Guru olahraga, Yayan Pongoh, mengatakan fokus latihan pada teknik start dan kecepatan reaksi menjadi kunci di nomor 50 meter. “Nomor sprint menuntut presisi dan konsistensi. Sailine menunjukkan keduanya,” katanya. Wali kelas, Miss Christin, turut mengapresiasi kegigihan siswanya menjaga prestasi tanpa mengabaikan tanggung jawab belajar.
Sailine menyampaikan terima kasih atas dukungan kepala sekolah, guru olahraga, wali kelas, seluruh guru, teman-teman kelas X.5, serta seluruh keluarga besar SMAN 1 Bitung. “Prestasi ini untuk sekolah,” ucapnya singkat.
Capaian dua emas ini menegaskan bahwa pembinaan olahraga sekolah, bila dikelola serius dan konsisten, mampu melahirkan atlet berdaya saing. Tantangannya kini, menjaga kesinambungan program agar prestasi tak berhenti di satu kejuaraan, melainkan berlanjut ke level yang lebih tinggi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar