JAMBI.Gen.Ind – Memasuki usia 40 tahun menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi diri. Hal itu disampaikan M. Rosyid, pria asal Kota Jambi yang akrab disapa Rosyid Jurnalis, saat berbagi pandangan mengenai makna kehidupan pada Minggu (19/7/2026).
Menurut Rosyid, usia 40 tahun merupakan fase kedewasaan yang seharusnya diisi dengan sikap yang lebih bijaksana, sabar, dan tenang dalam menghadapi berbagai persoalan hidup.
"Belajarlah menyikapi hidup dengan lebih sabar dan lebih tenang. Kita tidak pernah tahu kapan Allah SWT akan memanggil kita. Rasulullah SAW telah menjelaskan bahwa rata-rata usia umatnya berkisar antara 60 hingga 70 tahun. Artinya, ketika memasuki usia 40 tahun, jatah umur kita sudah lebih dari separuh," ujar Rosyid.
Pria yang juga bekerja di PT. Dexter Eurekatama sebagai PIC Warehouse Wilayah Jambi itu mengajak masyarakat untuk tidak menyia-nyiakan sisa umur yang masih diberikan Allah SWT dengan memperbanyak amal saleh dan memperbaiki kualitas ibadah.
"Jangan sia-siakan waktu yang masih Allah berikan. Perbanyak amal ibadah, manfaatkan setiap kesempatan untuk berbuat baik, karena kita tidak pernah tahu kapan perjalanan hidup ini akan berakhir," katanya.
Selain aktif di dunia profesional, Rosyid juga dikenal aktif dalam kepengurusan cabang olahraga KODRAT Jambi dan PERTINA Jambi. Menurutnya, memasuki usia 40 tahun tidak lagi menjadi masa untuk membuktikan diri kepada orang lain, melainkan fokus memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
"Di usia ini, urusan dunia tidak perlu lagi membuktikan apa pun kepada siapa pun. Yang terpenting adalah bagaimana kita terus memperbaiki diri, menjaga akhlak, dan meningkatkan ibadah sebagai bekal menuju kehidupan yang kekal," ungkapnya.
Rosyid yang juga dikenal sebagai salah satu MC kondang di Jambi menambahkan, usia 40 tahun merupakan fase kematangan dalam berpikir dan bertindak. Karena itu, setiap keputusan hendaknya diambil dengan penuh pertimbangan, tanpa terburu-buru dan mengedepankan kebijaksanaan.
"Usia 40 tahun adalah usia yang matang. Dalam mengambil keputusan harus lebih tenang, lebih bijaksana, dan dipikirkan secara matang agar setiap langkah yang diambil membawa manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain," tutupnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar