Jambi.Gen.Ind — Pemandangan tak biasa terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Jambi pada Jumat, 24 Juli 2026. Antrean kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, mengular hingga meluber ke badan jalan raya. Kondisi ini nyaris terjadi merata di hampir seluruh SPBU di kota tersebut, memicu keresahan warga yang aktivitasnya turut terganggu akibat kemacetan yang ditimbulkan.
Salah satu warga, M. Rosyid, yang akrab disapa Rosyid Jurnalis, mengaku prihatin dengan situasi ini. Saat ditemui sedang mengantre untuk mengisi Pertalite di salah satu SPBU di kawasan Jambi Selatan, ia mempertanyakan penyebab fenomena antrean panjang yang terjadi hampir bersamaan di berbagai titik SPBU dalam beberapa hari terakhir.
"Kenapa akhir-akhir ini hampir semua SPBU di Kota Jambi kondisinya seperti ini? Antreannya sampai ke jalan raya dan mengganggu pengguna jalan yang sedang beraktivitas," ujar Rosyid.
Ia menilai kondisi tersebut menjadi tanda tanya besar mengenai ada tidaknya pengawasan yang memadai dari pemerintah kota maupun aparat penegak hukum terhadap distribusi bahan bakar minyak (BBM) di lapangan.
Desak Sinergi Pemkot, DPRD, dan Kepolisian
Menyikapi persoalan ini, Rosyid berharap Wali Kota Jambi Maulana, Ketua DPRD Kota Jambi Faried, dan Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang dapat bersinergi membentuk tim khusus untuk mengawasi penyaluran BBM di setiap SPBU yang beroperasi di Kota Jambi. Menurutnya, langkah kolaboratif antara eksekutif, legislatif, dan kepolisian dibutuhkan agar persoalan kelangkaan dan antrean panjang ini tidak berlarut-larut.
Sebagai sosok yang aktif di sejumlah organisasi kemasyarakatan, seperti Baramuda 08 Jambi dan Lembaga Anti Narkotika Jambi, Rosyid juga menaruh harapan besar kepada Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang agar bertindak tegas apabila ditemukan indikasi permainan oknum nakal dalam proses distribusi BBM di lapangan.
"Kalau memang ada oknum yang bermain di balik kelangkaan ini, saya berharap Kapolresta bisa menindak tegas. Jangan sampai masyarakat kecil yang menjadi korban dari ulah segelintir pihak," tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kota Jambi maupun Polresta Jambi terkait penyebab pasti antrean panjang BBM yang terjadi serentak di berbagai SPBU tersebut. Warga berharap persoalan ini segera mendapat perhatian serius agar aktivitas masyarakat tidak terus terganggu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar