Kota Jambi – Wujud kepedulian terhadap warganya ditunjukkan Lurah Kenali Besar, Agoes Budhiantho, dengan turun langsung meninjau lokasi banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kelurahan Kenali Besar, Sabtu (2/5/2026).
Sejak pagi, Agoes menyambangi beberapa titik terdampak, mulai dari Perumahan Kembar Lestari RT 15, 16, dan 17, Sekolah Dasar 222 Kota Jambi, hingga kawasan Perumahan Bogenvil, Namura, dan Kota Baru Indah. Kehadirannya disambut hangat warga yang tengah berjibaku menghadapi genangan air akibat hujan deras.
Dalam keterangannya kepada awak media, Agoes menyampaikan bahwa banjir kali ini berdampak cukup luas dengan ratusan rumah terendam air, bahkan mencapai ketinggian hingga satu meter di beberapa titik.
“Data sementara menunjukkan dampak cukup signifikan, terutama di kawasan Kembar Lestari dan Namura. Kami akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.
Adapun rincian wilayah terdampak di antaranya:
RT 15 Kembar Lestari: 50 rumah terendam (50 cm – 1 meter)
RT 16 Kembar Lestari: 25 rumah (50 cm)
RT 17: 85 rumah (50 cm – 1 meter)
SD 222 di RT 17: terendam 40 cm
RT 20 Perumahan Regency: 21 rumah (40 cm)
RT 24 Bogenvil: 4 rumah (30 cm)
RT 25 Bogenvil: 70 rumah (70 cm)
RT 26 Bogenvil: 40 rumah (45 cm)
RT 27 Bogenvil: 20 rumah (30 cm)
RT 28: mushola terendam 15 cm
RT 35: 25 rumah (90 cm) dan satu mobil sedan ikut terendam
RT 37 Namura: 98 rumah (1 meter)
RT 39 Kota Baru Indah: 35 rumah (40 cm)
RT 40: 10 rumah (25 cm)
RT 42: jalan menuju Pondok Pesantren Darul Ulum tergerus dan berpotensi putus
Meski demikian, hingga siang hari dilaporkan air mulai berangsur surut di sejumlah lokasi.
Di tengah situasi tersebut, Ketua RT 15 Kenali Besar, Amir, menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung lurah di tengah warga terdampak.
“Kami sangat berterima kasih karena Pak Lurah datang langsung ke lokasi, berbincang dengan warga, bahkan ikut melihat kondisi dapur umum. Ini sangat berarti bagi kami,” ungkap Amir.
Hal senada juga disampaikan salah satu tokoh pemuda Kenali Besar, Rosyid. Ia menilai langkah cepat yang dilakukan lurah memberikan dampak positif secara psikologis bagi masyarakat.
“Dengan hadirnya Pak Lurah, masyarakat merasa diperhatikan. Ini menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah warga saat menghadapi musibah,” ujarnya.
Pemerintah kelurahan memastikan akan terus memantau kondisi di lapangan serta mempercepat koordinasi lintas instansi guna mengantisipasi dampak lanjutan dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar