-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Header Ads

Ketua IKM Solo: UNI PARJO Jadi Simbol Persaudaraan Minang dan Jawa di Perantauan!

Minggu, April 05, 2026 | 00.00 WIB | Last Updated 2026-04-04T17:00:41Z
Ketua DPD IKM Kota Surakarta, Yunaldi Efendi. Foto: Rizal

GEN ID 🇮🇩 | SURAKARTA – Ketua DPD Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Surakarta, Yunaldi Efendi Piliang, menegaskan peresmian UNI PARJO (Urang Minang Pasar Jongke) di Pelataran Pasar Jongke, Sabtu (4/4/2026), menjadi simbol persaudaraan antara masyarakat Minangkabau dan Jawa di perantauan. Menurutnya, perhelatan ini bukan sekadar festival kuliner, tetapi ruang memperkuat silaturahmi, gotong royong, serta harmoni lintas budaya di Kota Surakarta.

Perhelatan budaya dan kuliner UNI PARJO resmi digelar mulai pukul 16.00 hingga 23.00 WIB, menghadirkan suasana semarak di kawasan Pasar Jongke. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat akulturasi budaya Minangkabau dan Jawa, sekaligus memperkaya khazanah budaya di Kota Bengawan.

Dalam sambutannya, Yunaldi menyampaikan filosofi Minangkabau “di ma bumi dipijak, di sinan langik dijunjuang”, yang mencerminkan sikap masyarakat Minang dalam menghormati adat dan budaya setempat di tanah rantau.

“Di Solo kami hidup berdampingan dengan masyarakat Jawa, saling menghormati dan memperkuat nilai kebersamaan, sembari tetap memperkenalkan kekayaan budaya Minangkabau,” ujarnya.

Ia menambahkan, UNI PARJO menjadi wadah strategis untuk mempertemukan pelaku UMKM, komunitas budaya, serta masyarakat umum dalam satu ruang kolaborasi yang produktif dan inklusif. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi ikon baru wisata budaya dan kuliner di Surakarta.

Sementara itu, Panitia UNI PARJO, Franky Simon, menjelaskan bahwa berbagai sajian kuliner khas Nusantara turut meramaikan acara ini. Mulai dari kuliner Minang seperti nasi padang, sate padang, soto padang, lontong padang, hingga teh talua dan kopi kawa, hingga kuliner khas Jawa seperti nasi pecel, nasi liwet, sate kere, bakmi, serta minuman tradisional seperti wedang uwuh dan ronde.

“UNI PARJO kami hadirkan sebagai ruang kebersamaan, di mana masyarakat bisa menikmati ragam kuliner sekaligus merasakan harmoni budaya Minang dan Jawa,” jelasnya.

Selain kuliner, acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan hiburan dari KlaNesia Band feat Uda Robby serta pertunjukan seni pembuka yang melibatkan seniman dari ISI Surakarta, menghadirkan nuansa budaya yang kental dan autentik.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Surakarta, Ikatan Keluarga Minang (IKM), serta Paguyuban Pedagang Pasar Jongke sebagai bagian dari upaya pengembangan potensi lokal dan penguatan identitas budaya daerah.

Perwakilan Pemerintah Kota Surakarta melalui Lurah Pajang turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai UNI PARJO menjadi contoh nyata kolaborasi lintas budaya yang mampu mempererat persatuan masyarakat.

Yunaldi berharap, kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di kawasan Pasar Jongke.

“Kami mengundang seluruh masyarakat Solo dan dunsanak untuk hadir dan merasakan langsung kebersamaan ini. Mari jadikan UNI PARJO sebagai rumah bersama—tempat budaya bertemu, ekonomi tumbuh, dan persaudaraan menguat,” pungkasnya. (Rizal Malin Kayo)

Catatan Redaksi:
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Panitia UNI PARJO, Franky Simon di nomor 0857-4124-0168.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


Muck Rack

HUKUM

EVENT

Video

×
Berita Terbaru Update