JAMBI.Gen.Ind – Asosiasi Pemancing Rekreasi Indonesia (APRI) Provinsi Jambi resmi melantik jajaran pengurus tingkat provinsi serta Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Tanjung Jabung Barat, Kota Jambi, dan Kabupaten Tebo. Pelantikan ini menjadi tonggak baru dalam penguatan peran komunitas pemancing sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga kelestarian ekosistem perairan, khususnya Sungai Batanghari.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri Ketua Umum Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Jambi, Edi Purwanto, Ketua Umum APRI Pusat, Kais, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jambi. Kehadiran para tokoh ini menegaskan dukungan penuh terhadap eksistensi APRI sebagai organisasi olahraga rekreasi yang berorientasi pada pelestarian lingkungan.
Ketua APRI Provinsi Jambi, Rino Oetami, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya pelantikan tersebut. Menurutnya, APRI hadir bukan sekadar sebagai wadah penyaluran hobi memancing, tetapi juga sebagai gerakan kolektif untuk menjaga keseimbangan alam.
“Alhamdulillah, pelantikan pengurus APRI Provinsi Jambi dan DPK berjalan lancar. APRI menjadi rumah bersama bagi para pemancing, baik di laut, sungai, danau, rawa, maupun kolam. Namun lebih dari itu, kami ingin menghadirkan semangat memancing yang bertanggung jawab dan berkelanjutan,” ujar Rino.
Ia menegaskan, salah satu program prioritas yang akan segera direalisasikan adalah penaburan benih ikan endemik di perairan Sungai Batanghari dan sejumlah wilayah lainnya di Provinsi Jambi. Program ini diharapkan mampu mengembalikan keseimbangan populasi ikan yang selama ini mengalami tekanan akibat aktivitas manusia dan perubahan lingkungan.
“Kegiatan restocking atau penaburan benih ikan ini sebenarnya sudah lama tidak terealisasi. Kami ingin menghidupkannya kembali sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap habitat ikan dan kelestarian ekosistem perairan,” tambahnya.
APRI Jambi juga berkomitmen membangun budaya memancing yang ramah lingkungan, seperti kampanye tidak membuang sampah ke sungai, penggunaan alat tangkap yang tidak merusak, serta edukasi kepada generasi muda tentang pentingnya menjaga biota perairan.
Dengan sinergi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat, APRI Jambi optimistis dapat tumbuh menjadi organisasi yang tidak hanya mempererat silaturahmi antar pemancing, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam pelestarian Sungai Batanghari—urat nadi kehidupan masyarakat Jambi.
Pelantikan ini pun menjadi awal langkah besar APRI Jambi dalam mewujudkan perairan yang lestari, produktif, dan berkelanjutan demi masa depan Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar