-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Header Ads

Didampingi Ketum Baramuda 08 Rhesa Yogaswara, Budi Arie Klarifikasi Video “Pemilu Dipercepat”

Sabtu, Agustus 29, 2026 | 06.07 WIB | Last Updated 2026-08-28T23:07:51Z

GEN-ID 🇮🇩 | JAKARTA — Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, memberikan klarifikasi terkait video pernyataannya yang sempat viral dan menimbulkan perhatian publik mengenai kemungkinan penyelenggaraan pemilu lebih awal sebelum 2029.


Dalam jumpa media di Jakarta, Jumat (28/8/2026), Budi Arie menegaskan bahwa pernyataannya tersebut merupakan analisis pribadi mengenai dinamika politik nasional, bukan ajakan untuk melakukan perubahan politik di luar mekanisme konstitusional.

“Bicara itu adalah analisa saya pribadi. Tidak ada kaitan dengan Pak Jokowi. Saya bertanggung jawab penuh atas pendapat dan analisa saya,” kata Budi Arie.


Ia juga membantah adanya maksud makar maupun upaya menggerakkan masyarakat untuk melakukan perubahan pemerintahan secara inkonstitusional.

“Bukan ajakan, tapi analisa. Saya tidak bermaksud makar. Saya mendukung pemerintahan Presiden Prabowo,” tegasnya.


Menurut Budi Arie, pernyataan yang disampaikannya semata-mata dimaksudkan untuk membuka ruang diskusi mengenai dinamika politik nasional. Ia menekankan bahwa setiap perbedaan pandangan harus tetap ditempatkan dalam koridor demokrasi dan konstitusi.

“Jalan kita tetap dua. Intinya demokrasi dan konstitusi,” ujarnya.


Budi Arie juga mengajak masyarakat tetap menggunakan hak menyampaikan pendapat dan aspirasi secara bertanggung jawab, dengan tetap menghormati aturan serta menjaga ketertiban umum.

“Perbedaan pendapat bukan musuh. Semua input dan masukan kita kaji dan analisa dengan baik,” tuturnya.


Ketum Baramuda 08: Hubungan Antartokoh Tetap Baik


Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Baramuda 08, Rhesa Yogaswara, turut mendampingi Budi Arie. Rhesa menyampaikan bahwa pihaknya telah berkomunikasi langsung dengan Budi Arie untuk mendapatkan penjelasan mengenai video yang beredar.


Rhesa menilai klarifikasi tersebut penting agar masyarakat tidak menangkap pernyataan Budi Arie secara sepotong-sepotong.

“Kami sudah saling berkomunikasi. Hubungan antara tokoh-tokoh pemerintahan tetap baik,” kata Rhesa.


Ia juga mengapresiasi keterbukaan Budi Arie dalam menyampaikan pandangannya kepada publik. Menurutnya, perbedaan pandangan dan analisis merupakan bagian dari dinamika demokrasi, selama disampaikan dalam koridor konstitusi.


Rhesa menegaskan bahwa pihaknya tetap memandang Budi Arie sebagai bagian dari pihak yang mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.


Ajak Relawan Kawal Program Pemerintahan


Lebih lanjut, Rhesa mengajak seluruh elemen relawan dan pendukung pemerintah untuk tetap fokus mengawal jalannya pemerintahan serta memastikan berbagai program yang telah dicanangkan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas politik sekaligus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program pemerintah, termasuk agenda yang terangkum dalam konsep Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.


Menurut Rhesa, energi para relawan sebaiknya diarahkan untuk mengawal program-program pemerintah dan menyampaikan aspirasi masyarakat secara konstruktif.

“Yang terpenting sekarang bagaimana kita bersama-sama mengawal program pemerintahan agar berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.


Video Viral Picu Perhatian Publik


Sebelumnya, video pernyataan Budi Arie mengenai kemungkinan pemilu lebih awal beredar luas di media sosial dan memicu beragam tanggapan.


Pernyataan tersebut kemudian berkembang menjadi perdebatan di ruang publik, terutama terkait kemungkinan perubahan jadwal pemilu sebelum 2029.


Melalui klarifikasi ini, Budi Arie menegaskan kembali bahwa pernyataannya harus dipahami sebagai sebuah analisis mengenai dinamika politik, bukan seruan atau ajakan untuk mengubah pemerintahan.


Ia juga menekankan bahwa setiap perubahan politik harus dilakukan melalui jalur demokrasi dan mekanisme konstitusional yang berlaku.


Klarifikasi tersebut diharapkan dapat meredam spekulasi yang berkembang sekaligus memberikan pemahaman yang lebih utuh kepada masyarakat mengenai konteks pernyataan Budi Arie.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


Muck Rack

HUKUM

EVENT

Video

×
Berita Terbaru Update