JAMBI.Gen.Ind – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi menggelar Coffee Morning bersama insan pers di Aula KONI Provinsi Jambi, Jumat (31/7/2026). Kegiatan yang dihadiri puluhan wartawan dari media televisi, media cetak, dan media online ini menjadi momentum mempererat sinergi antara KONI dan media dalam mendorong kemajuan olahraga di Provinsi Jambi.
Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, mengatakan bahwa kegiatan Coffee Morning tersebut merupakan agenda kedua yang digelar sebagai wadah silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi dengan insan pers.
"Ini kegiatan yang kedua kita laksanakan. Silaturahmi dengan insan pers sangat penting karena media memiliki peran besar dalam membangun olahraga di Jambi," ujar Mat Sanusi.
Menurutnya, keberhasilan pembinaan olahraga tidak bisa dilakukan oleh KONI semata. Dukungan dari media, pemerintah, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam meningkatkan prestasi atlet Jambi.
"KONI tidak ada apa-apanya tanpa dukungan insan pers, pemerintah, dan perusahaan. Sekali lagi kami sangat membutuhkan dukungan dari rekan-rekan media agar olahraga di Jambi semakin maju," katanya.
Mat Sanusi berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga mampu melahirkan prestasi olahraga yang membanggakan di tingkat nasional maupun internasional.
"Harapan saya, bersama-sama dengan insan pers kita terus meningkatkan prestasi olahraga di Provinsi Jambi agar semakin baik ke depannya," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mat Sanusi juga menyoroti besarnya potensi dukungan dari sektor swasta. Ia menyebut terdapat sekitar 2.000 perusahaan yang beroperasi di Provinsi Jambi dan diharapkan dapat ikut berkontribusi dalam pembinaan olahraga.
"Kalau perusahaan-perusahaan itu mau berpartisipasi melalui konsep bapak angkat terhadap cabang olahraga atau atlet, tentu pembinaan akan jauh lebih maksimal dan prestasi olahraga Jambi akan meningkat," jelasnya.
Di bidang pembinaan atlet, Mat Sanusi menegaskan bahwa KONI Jambi mengedepankan kualitas dibanding kuantitas. Seleksi atlet dilakukan secara ketat agar menghasilkan atlet-atlet terbaik yang mampu bersaing di level nasional.
Ia mencontohkan capaian pada PON Beladiri 2025 di Kudus. Dari delapan cabang olahraga bela diri yang dikirim, kontingen Jambi berhasil menorehkan prestasi dengan meraih 1 medali emas, 8 medali perak, dan 10 medali perunggu.
"Kami sangat selektif dalam pembinaan atlet. Yang kami cari adalah kualitas, bukan kuantitas. Alhamdulillah hasil di PON Beladiri 2025 menjadi bukti bahwa pembinaan yang tepat dapat menghasilkan prestasi," ungkapnya.
Meski menghadapi keterbatasan anggaran, KONI Jambi berkomitmen mengelola setiap dana yang tersedia secara efektif agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi pembinaan olahraga.
"Kami akan memanfaatkan dana yang minim semaksimal mungkin untuk kemajuan olahraga di Provinsi Jambi. Saat ini kami berambisi bagaimana olahraga Jambi bisa berubah menjadi lebih baik, baik dari sisi infrastruktur maupun prestasinya," tutup Mat Sanusi.
Melalui kegiatan Coffee Morning tersebut, KONI Provinsi Jambi berharap terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara insan olahraga, media, pemerintah, dan dunia usaha, sehingga cita-cita menjadikan Jambi sebagai daerah yang berprestasi di bidang olahraga dapat terwujud.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar