-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Header Ads

KPU Bitung Gandeng PWI dan Kampus, Perkuat Literasi Kepemiluan Masyarakat

Kamis, Oktober 22, 2026 | 09.24 WIB | Last Updated 2026-10-23T02:26:12Z

 



GEN-ID ðŸ‡®ðŸ‡© | BITUNG — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bitung mulai membahas kerja sama dengan organisasi pers dan kalangan akademisi untuk memperkuat literasi kepemiluan serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi.

Pembahasan nota kesepahaman dan kerja sama antara KPU Bitung dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bitung itu berlangsung di MID Caffee, Kamis (22/10/2026). Pertemuan tersebut turut dihadiri jajaran PWI, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bitung, serta perwakilan STIE Petra dan STBM Bitung.

Ketua KPU Kota Bitung, Deslie Sumampouw, mengatakan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan diperlukan untuk membangun sinergi dalam menghadapi tahapan pemilu.

Ia menjelaskan, pembahasan tersebut merupakan bagian dari upaya menindaklanjuti arahan KPU RI agar penyelenggara pemilu memperluas kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat.

“Dalam rangka tersebut, diupayakan merangkul semua stakeholder untuk bekerja sama, memastikan jalannya demokrasi sesuai dengan cita-cita kita bersama,” kata Deslie.

Menurut dia, organisasi pers memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kepemiluan kepada masyarakat. Sementara itu, perguruan tinggi dapat berkontribusi melalui perspektif akademis dan penguatan pemahaman publik mengenai demokrasi.

Karena itu, KPU Bitung berharap kerja sama yang dibangun tidak hanya melibatkan penyelenggara pemilu dan wartawan, tetapi juga kalangan akademisi sebagai bagian dari ekosistem pendidikan politik masyarakat.

Deslie mengungkapkan, draf nota kesepahaman dan kerja sama tersebut telah diteruskan ke tingkat provinsi dan telah mendapat konfirmasi. KPU Bitung selanjutnya berharap draf itu memperoleh persetujuan KPU RI sehingga penandatanganan dapat dilaksanakan pada peringatan hari ulang tahun KPU, 7 November 2026.

“Semoga ini menjadi kolaborasi yang baik antara KPU, media massa, dan para akademisi yang ada di Kota Bitung,” ujarnya.

Ketua PWI Kota Bitung, Muaz Taizar Basalamah, didampingi Bendahara PWI Yaser Baginda serta pengurus Laode Ali Mardana dan Ferdinand Gioh, menyatakan kesiapan organisasinya mendukung penyebaran informasi kepemiluan melalui karya jurnalistik yang bertanggung jawab.

Muaz menegaskan, dukungan terhadap pendidikan pemilih harus tetap berjalan seiring dengan prinsip profesionalisme wartawan, independensi pers, serta kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik.

“PWI selalu siap berperan melalui karya jurnalistik yang profesional, objektif, akurat, dan berimbang, dengan tetap menjaga kemerdekaan pers serta kode etik jurnalistik,” katanya.

Ia berharap kerja sama tersebut dapat memberikan manfaat bagi kedua lembaga sekaligus membantu masyarakat memperoleh informasi kepemiluan yang berkualitas.

Dengan melibatkan organisasi pers dan perguruan tinggi, pembahasan ini diharapkan menjadi langkah awal membangun kolaborasi berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pemilu dan memperkuat kualitas demokrasi di Kota Bitung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


Muck Rack

HUKUM

EVENT

Video

×
Berita Terbaru Update