Jambi.Gen.Ind – Kepedulian terhadap nasib warga kurang mampu kembali menjadi sorotan. Pemuda Alam Barajo, M. Rosyid atau yang akrab disapa Rosyid Jurnalis, mendesak Walikota Jambi Maulana dan Gubernur Jambi Al Haris untuk memberikan perhatian serius terhadap persoalan kesehatan masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan penanganan medis mendesak.
Hal ini disampaikan Rosyid pada Senin (6/4/2026), menyusul adanya laporan warga yang sakit namun belum mendapatkan penanganan lanjutan akibat keterbatasan biaya dan rumitnya administrasi bantuan kesehatan.
Rosyid mengingatkan bahwa sektor kesehatan merupakan salah satu prioritas utama yang digaungkan saat kampanye Pemilihan Kepala Daerah 2024 lalu. Oleh karena itu, ia menilai sudah seharusnya pemerintah hadir secara nyata di tengah masyarakat yang membutuhkan.
“Ini bukan sekadar janji kampanye, tapi tanggung jawab moral. Pemerintah harus hadir, apalagi untuk warga yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan,” tegasnya.
Kasus yang menjadi perhatian adalah kondisi Maya Sumiati (54), warga RT 19, Kelurahan Simpang Rimbo, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi. Ia diketahui baru saja menjalani operasi batu ginjal di Rumah Sakit Raden Mattaher Jambi. Namun nahas, luka bekas operasinya kembali terbuka dan hingga kini belum mendapatkan penanganan lanjutan.
Di rumah sederhananya, Maya hanya bisa terbaring lemah menahan rasa sakit yang terus menghantui. Kondisinya semakin memprihatinkan karena keterbatasan biaya membuatnya tidak mampu kembali berobat ke rumah sakit.
Ketua RT setempat, Zainal Abidin, membenarkan kondisi tersebut. Ia mengatakan bahwa operasi sebelumnya dilakukan menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Namun untuk mendapatkan perawatan lanjutan, proses administrasi yang berbelit menjadi kendala serius.
“Seharusnya segera dirujuk, tapi terkendala biaya dan pengurusan SKTM yang tidak mudah. Sementara kondisi ibu terus menahan sakit,” ujarnya.
Lebih lanjut, Zainal mengungkapkan bahwa operasi tersebut dilakukan sebelum Lebaran. Namun hingga lebih dari sepekan berlalu, belum ada tindak lanjut medis yang seharusnya segera diberikan.
Kondisi ini menjadi potret ironi layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Di tengah berbagai program jaminan kesehatan yang digaungkan pemerintah, masih ada warga yang kesulitan mendapatkan akses layanan saat kondisinya justru membutuhkan penanganan cepat.
Rosyid pun berharap Wali Kota Jambi segera mengambil langkah konkret dengan memerintahkan jajarannya untuk turun langsung menjenguk dan membawa Maya ke fasilitas kesehatan agar segera mendapatkan perawatan yang layak.
“Jangan sampai masyarakat kecil merasa ditinggalkan. Kami berharap Pak Wali Kota bisa segera bertindak cepat agar ibu tersebut bisa sembuh,” pungkasnya.
Kini, harapan besar tertuju pada kepedulian pemerintah daerah agar tidak ada lagi warga yang harus menahan sakit sendirian tanpa kepastian penanganan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar