-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Header Ads

Maknai Hari Kartini, Dyah Kumala Dewi Dorong Perempuan Golkar Lebih Berdaya dan Mandiri

Selasa, April 21, 2026 | 12.06 WIB | Last Updated 2026-04-21T05:06:48Z


JAMBI.Gen.Ind – Peringatan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2026 dimaknai secara mendalam oleh Dyah Kumala Dewi ZM, anggota DPRD Kota Jambi. Bagi perempuan Partai Golkar, momentum ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ajang refleksi sekaligus penguatan semangat emansipasi perempuan dalam konteks politik dan pembangunan masa kini.


Dyah yang juga menjabat sebagai Ketua KPPG Kota Jambi menegaskan bahwa semangat Raden Ajeng Kartini harus terus dihidupkan dalam berbagai lini kehidupan, khususnya dalam memperjuangkan kesetaraan gender di ranah publik.


“Bagi perempuan Golkar, Hari Kartini adalah momentum untuk memperkuat peran dan kontribusi perempuan agar semakin aktif, mandiri, dan berani bersuara, terutama dalam dunia politik yang selama ini masih didominasi laki-laki,” ujar Dyah.


Ia menjelaskan, makna Hari Kartini bagi perempuan Partai Golkar mencakup beberapa poin penting. Pertama, pemberdayaan perempuan di kancah politik, di mana Kartini menjadi inspirasi bagi perempuan untuk tampil setara dan berdaya dalam pengambilan keputusan.


Kedua, perjuangan Kartini masa kini yang dinilai tetap relevan dengan kebutuhan zaman. Perempuan Golkar, kata Dyah, terus mendorong kebijakan publik yang berpihak pada perempuan, memperkuat kemandirian ekonomi, serta mengembangkan peran melalui organisasi seperti Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG).


Ketiga, perempuan sebagai agen pembangunan. Dyah menilai perempuan memiliki potensi besar sebagai calon pemimpin masa depan yang cekatan, tangguh, dan mampu menjadi penentu arah pembangunan bangsa.


Selain itu, aspek pendidikan dan kemandirian juga menjadi fokus utama. Melanjutkan semangat Kartini, perempuan didorong untuk terus meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan agar mampu berkontribusi secara optimal di berbagai bidang.


“Dengan demikian, Hari Kartini bukan hanya simbol perjuangan masa lalu, tetapi juga menjadi semangat bagi perempuan Golkar untuk terus berdaya, berkarya, dan hadir sebagai bagian dari solusi bagi bangsa,” tegasnya.


Peringatan Hari Kartini tahun ini pun diharapkan menjadi pengingat bahwa perjuangan menuju kesetaraan belum selesai, dan peran perempuan tetap menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


Muck Rack

HUKUM

EVENT

Video

×
Berita Terbaru Update